Pati,13 Januari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan peringatan dini potensi hujan deras di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk wilayah dengan kode 33.18. Peringatan ini berlaku mulai hari ini hingga besok, dengan intensitas hujan yang diperkirakan mencapai 50-100 mm per hari, meningkatkan risiko banjir dan longsor di beberapa kecamatan. BMKG menyarankan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini melalui aplikasi atau situs resmi mereka.

Menurut data prakiraan cuaca BMKG, hujan deras kemungkinan terjadi pada sore hingga malam hari, terutama di wilayah pesisir utara seperti Kecamatan Pati, Margorejo, dan Trangkil. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 20-30 km/jam, dengan suhu udara berkisar antara 24-30 derajat Celsius dan kelembaban tinggi hingga 85%. Kondisi ini dipengaruhi oleh sirkulasi udara yang aktif di sekitar Laut Jawa, yang membawa massa udara basah dari arah barat.

Peringatan ini dikeluarkan sebagai bagian dari sistem peringatan dini BMKG untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. Wilayah 33.18, yang meliputi Kabupaten Pati, sering mengalami cuaca ekstrem selama musim penghujan, terutama akibat interaksi antara angin monsun dan topografi daerah yang berbukit-bukit di bagian selatan. BMKG memantau perkembangan cuaca secara real-time menggunakan radar dan satelit untuk memberikan update setiap jam.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi hujan deras ini,” kata Kepala Stasiun Meteorologi, BMKG, dalam keterangannya. “Hindari aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, dan pastikan saluran drainase di sekitar rumah bersih dari sampah agar air hujan dapat mengalir lancar.” Peringatan ini juga disampaikan melalui media sosial dan aplikasi BMKG untuk jangkauan yang lebih luas.
Potensi dampak dari hujan deras ini termasuk banjir di daerah rendah, seperti di sepanjang Sungai Pati, serta longsor di lereng bukit di Kecamatan Kayen dan Tambakromo. Pada tahun-tahun sebelumnya, hujan serupa telah menyebabkan kerugian material dan mengganggu aktivitas pertanian serta transportasi. Masyarakat diimbau untuk memantau sungai dan daerah rawan serta segera mengungsi jika diperlukan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses situs BMKG di bmkg.go.id atau menghubungi hotline cuaca setempat. BMKG akan terus memantau dan memberikan update jika ada perubahan kondisi cuaca. Dengan kesiapsiagaan bersama, risiko bencana dapat diminimalisir.
